Dec 17, 2012



MEMBANGUN KARAKTER DALAM MENCARI JATI DIRI

Oleh Dimas Riskyanto


Sebagai manusia jati diri merupakan hal yang paling sulit itu didapatkan, karena jati diri manusia akan datang bermula dari sikap pribadi manusia itu sendiri. Perlunya pemahaman terhadap diri sendiri itu merupakan awal untuk menciptakan jati diri yang positif. Dalam proses penciptaan jati diri terkadang kita juga terbawa oleh arus modernisasi yang berkembang pesat didunia ini, arus modernisasi tersebut pasti tak luput dari berkembangnya budaya barat ke seluruh dunia. Kita perlu melakukan penyaringan secara ekstrim agar kita bisa membentuk jati diri yang positif.
Dalam membentuk jati diri kita harus mengawali dengan membangun karakter pada dri kita sendiri. Dalam membangun karakter itu tidak mudah perlu pemahaman yang tinggi mengenai diri sendiri. Hal yang paling susah kita lakukan adalah memahami diri sendiri. Oleh karena itu bangunlah karakter dengan hal hal yang positif agar kita bisa membentuk jati diri yang positif pula. Hal itu bisa kita lakukan dengan mengawali sikap percaya diri pada diri kita. Jika sikap percaya diri sudah tertanam kuat pada diri kita, kita pasti bisa memerangi hal hal negatif yang berkembang di dunia ini yang nantinya akan berdampak positif pada diri sendiri. Tetapi perlu kita ketahui bahwa membangun kepercayaan diri itu tidak mudah, banyak tantangan, banyak hambatan dan banyak pula rintangan, tp kita tidak perlu takut adanya hal itu, selama kita yakin bisa membangun kepercayaan diri yang positif kita akan bisa mengalahkan hal hal negatif tersebut.
Dan miliknya apa yang dilangit dan di bumi, dan kepadaNyalah ibadah selama lamanya. Maka , mengapa kamu takut pada selain Allah? ( Q.S.An-Nahl (16) : 52 )
Ayat diatas jelas bahwa kita tidak perlu takut pada siapa pun di dunia ini, kalau kita benar kita tak perlu takut, kita harus maju dan bergerak demi kebenaran dengan kepercayaan diri yang kuat pastinya, takutlah hanya pada Allah. Selama hal yang kita lakuakan itu benar dan bermanfaat pada diri sendiri dan orang lain terus lakukanlah, hal ini dilakukan pastinya bertujuan untuk membangun karakter yang positif dan membentuk jati diri yang positif pula.

Selain sikap percaya diri kita juga perlu menumbuhkan sikap optimis dan menghilangkan rasa pesimis, bahwa kita harus yakin kalau yang kita lakukan benar dan pasti akan tercapai. Karena segala sesuatu yang bersifat optimis akan mendorong kita pada kesuksesan akan keinginan yang kita capai dan sikap pesimis akan mendorong kita pada kemalasan, hal tersebut tidak baek dilakuakn karena akan membentuk karakter yang tidak baek.
Yaitu mereka yang beriman dan hatinya tenang karena mengingat Allah. Ketahuilah! Hanya dengan ingat kepada Allah, maka hati akan merasa tenang.
( Q.S.Ar-Ra’d (13) :28 )
Selain itu bisa kita lakukan dengan kegiatan kegiatan Ibadah , puasa , sholat dan kegiatan positif lainnya. Karena hal yang paling tidak mudah adalak membangun karakter diri sendiri untuk mencapai proses jati diri yang positif pula. Kita harus benar benar serius menanggapi modernisasi di dunia ini agar kita juga bisa membangun karakter yang postif pula. Selain itu kita harus benar benar sabar, ulet dan tekun.
Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang orang yang khusu’.
 ( Q.S. Al-Baqarah (2) : 45)

*****

No comments:

Post a Comment